Nofollow Link mengamankan PageRank Kita? Belum tentu
Posted on 09. Dec, 2009 by abbie in Search Engine & SEO
Google benar-benar melakukan banyak perubahan dalam menentukan kualitas website/blog. Setelah beberapa waktu lalu mengabaikan metatag keyword, kini Google mengubah caranya menanggapi link-link nofollow pada sebuah halaman situs/blog. Seperti yang saya tahu sebelumnya, penggunaan rel="nofollow" adalah sebuah trik SEO untuk mempertahankan Google PageRank kita. Namun, sekarang ada yang berubah. Dan ternyata, perubahan ini sudah berjalan lebih dari setahun lalu.
Saya akan meng-quote tulisan Matt Cutts, senior engineer Google, dalam postingan tentang PageRank Sculpting:
So what happens when you have a page with “ten PageRank points” and ten outgoing links, and five of those links are nofollowed? Originally, the five links without nofollow would have flowed two points of PageRank each (in essence, the nofollowed links didn’t count toward the denominator when dividing PageRank by the outdegree of the page). More than a year ago, Google changed how the PageRank flows so that the five links without nofollow would flow one point of PageRank each.
Blog memang yang paling dirugikan
Kalau diterjemahkan dari kacamata blogger wordpress newbie kayak saya gini kira-kira itu berarti bahwa:
..misalnya sebuah halaman blog kita bernilai 10 point PageRank dan mempunyai 10 outgoing link, 5 di antaranya nofollow. Dulu, 5 link yang dofollow masing2 akan mengalirkan 2 point PR ke halaman yang dituju, sementara yang nofollow tidak akan berpengaruh apa-apa. Tapi sekarang tidak begitu. 10 point PR akan dibagi rata oleh 10 outgoing link sehingga 5 nofollow link akan menyimpan 5 point PR dan 5 dofollow link masing2 hanya akan mengalirkan 1 point PR, bukan 2.
Nah lo!!
Bukankah itu berarti bahwa semakin banyak nofollow link di halaman blog kita, akan semakin sedikit point PR yang akan dialirkan ke halaman yang lain? He..he.. saya jadi ingat tulisan saya tentang keyword di postingan antara SEO, comment dan body yang seksi. Comment yang banyak ternyata bukan hanya beresiko menumpulkan ketajaman keyword, tetapi juga beresiko mengurangi distribusi point PR. Padahal comment adalah special character of blogging.
Jadi, mestikah kita menutup kolom komentar pengunjung??
Wah.. menurut saya ya nggak seru kalau ngeblog tapi nggak ada kolom komentarnya. Saya pernah membaca trik untuk menyiasati hal ini adalah dengan menggunakan iframe atau javascript untuk meng-host komentar, sehingga link komentator tidak ada di halaman blog kita. Anda bisa membaca tulisan Andy Beard : Disqus – Why 95% of bloggers should switch.
Saya sendiri nggak begitu peduli dengan PR blog ini dan masih malas untuk merespon perubahan Google tersebut. Biar aja begini.. ![]()
Pendapat saya:
- Saya pikir, Google seharusnya cukup pandai untuk membedakan nofollow link biasa yang melekat pada komentator dan nofollow link yang disengaja dengan teknik PageRank Scuplting. Kalau tidak bisa, berarti Google tidak sepandai yang saya pikir.
- Kalau dikaitkan dengan usaha Google untuk memperbaiki mutu hasil pencarian di SERP, kok rada kontradiktif ya? Blog dengan content yang berkualitas biasanya seperti perawan di sarang penyamun. Maksud saya, selalu menarik perhatian banyak pengunjung untuk berkomentar. Nah, jika dialog positif yang terjadi pada kolom komentar menjadi sebab turunnya PR, bukankah itu juga akan menurunkan rank blog itu di SERP Google? Bukankah PR adalah salah satu faktor ranking di SERP?
- Atau mungkin malah lebih baik kita men-dofollow blog kita daripada point PR kita hilang nggak ada gunanya di link nofollow? Dengan dofollow, paling tidak kita mengapresiasi komentar pengunjung dengan membagi link juice (asal bukan spam).
- PR memang bukan segala-galanya. Banyak juga blog ber-PR di bawah 2 tapi tetap bisa nangkring di top SERP Google. Ini rahasia mbah Google. Menurut saya, content lebih utama.
So.. jangan takut-takut dengan nofollow link di kolom komentar anda. Biarkan natural, karena blog yang nggak ada komentar seperti pulau mati tak berpenghuni ( seperti blog ini.. huuu..
). Meskipun demikian, pasang antena tinggi-tinggi. Siapa tahu ada perkembangan tentang kabar hubungan nofollow link dan PageRank di mata Google ini.


Wah, update terbaru lagi ni…..
Ni kabar udah pasti ya?
Bingung juga ni mau di do follow pa gak, soalnya kalo blogger-blogger senior kebanyakan pada make nofollow….
BLogMamet.com’s last blog.. Pentingnya Interlinking Untuk Blog
@ BlogMamet,
Sebenernya ya bkn barang baru bos, wong sdh jln setahun lebih.. he..he..
Ttg blog dofollow, sbnrnya sy kepikiran jg pgn ikutan. Bnyk jg kok blog dofollow tp PRnya guedhe-guedhe..
memang google ini ada ada ajah, ga asik kan kalo ngeblog ga ada komentar, sepi gitu

Lengkep’s last blog.. Samsung Corby B3210 – Harga dan Spesifikasi
he-eh. ndak seru..
klo gw sih ga prnah mikirin pr… yg penting gimana caranya biar blog gw rame….
slama ini gw ga prnah ngerti apa sih sebenarnya gunanya pr itu???
Fauzie’s last blog.. Daftar Website Tutorial Dan Resource Untuk Para Desainer Web
saya rasa mungkin ini di sebabkan oleh komentar-komentar yang ngasal(mungkin) atau tidak relevan atas topik yang dibicarakan. Kedua, mungkin komentar tersebut termasuk komentar-komentar spam yang merajalela masuk ke comment dan langsung publish.
Ketiga, dengan dofollow nya blog kita ke link komentar yang spam, ini akan menurunkan derajat mata kita di Google, karena kita seolah-olah merekomendasikan link tersebut untuk dikunjungi.
Well, untuk kepastiannya, mungkin ada baiknya di siasati dulu.
Tapi saya lebih prefer untuk menggunakan halaman komentar yang biasa, karena saya penganut web standar.
Like Opera developer said, stop using ajax. hehehehe…
ganda’s last blog.. [Enhancement] Programmatically Update Wordpress Admin Password Once A Month
@ Fauzie,
Terlalu mikirin pr mmg bikin pusing mas. Sy jg santai aja. Yg penting nulis.
Gunanya PR? Program PTR dan jualan link msh bnyak yg mempertimbangkan PR, meskipun skrg mungkin berubah.
@ Ganda,
Yap. Resiko blog dofollow mmg ada di komentar spam. Klo admin gak rajin2 monitor, bahayanya bisa dimusuhin Google.
Ada benarnya juga yang di katakan bang Dani tentang men-deny mesin pencari untuk mengindex comment. Dari pada menggunakan Iframe atau widget komentar seperti Disqus.

ganda’s last blog.. [Enhancement] Programmatically Update Wordpress Admin Password Once A Month
sometimes I got 500 internal server error here. Whats the problem brother?
ganda’s last blog.. [Enhancement] Programmatically Update Wordpress Admin Password Once A Month
@ Ganda,
iya. sy inget cara bli dani. yg pke robots.txt itu ya bro?
kira2 klo di trade-off antara kepentingan link juice sama keyword gmn ya? tentu saja dg anggapan commentnya gak nyepam/ngejunk..
ttg server error, iya nih. blkgan rada2 aneh. barusan jg login sempet gak bs.
ada clue bang??
Hmm.. itu juga. Seperti di blog-blog SmashingMagazine, rata-rata komentarnya berkualitas. Tentunya akan meningkatkan ketajaman keyword. Yah, sebaiknya di tunggu aja deh ampe para komentatornya memberikan komentar yang baik. jadi asal tidak nice post, good info, makasih ya buat infonya, thanx for good post, dan segala macamnya. hihihihi… Tapi ya, saya tidak se-strict itu, saya welcome dengan segala bentuk komentar yang ada, asal tidak nyepam iklan seperti iklan vi*ag*ra(di atur sedemikian rupa agar komentar ini tidak masuk keranjang spam akismet)
500 internal server error adalah masalah di sisi server, namun server tidak bisa memberikan penjelasan spesifik tentang error apa yang terjadi. Jadinya yah, ini masalah maintenance ke hostingnya bro.
Ini makin menunjukkan bahwa formulasi kuno dari google gak sanggup mengatasi variabel2 umum yg terjadi secara nyata didunia webmastering.
Betul skali bahwa konten adalah yg paling utama. Tanpa komentar, blog sperti pulau tak berpenghuni. Tapi tanpa konten (berkualitas), blog adalah sbuah planet kosong diujung antariksa. Jauh dari sinar matahari (trafik), sulit diketemukan (SERP), dan mati (tanpa komentar).
Lupakan PR, ciptakan sesuatu yg berguna bagi smua. Toh, bagi yg ingin monetisasi, masih bnyk hal lain yg harus lebih diperhatikan. Visitors!
RAIHLAH “JATI DIRI MANUSIA”.. untuk
MENGEMBALIKAN JATI DIRI BANGSA INDONESIA
Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabatku terchayaaaaaank
I Love U fullllllllllllllllllllllllllllllll
hadoooh kok saya malah enda ngerti..

KangBoed’s last blog.. Ternyata Simpanse Juga Suka Musik..
setuju, biarkan link itu mengalir apa adanya. Jangan biarkan pikiran terpaku kepada PR saja, lebih baik berpikir untuk memberikan kontent yang bermanfaat bagi pengunjung ….
hpnugroho’s last blog.. How we face 2010
arrggg tidaakk.. jangan ditutup…
hehe mampir lg neh..
@ Ganda,
Setuju bro. Meski berharap komen yg masuk ikut membangun pengetahuan kita bareng2, sy jg gak terlalu ideal dg kualitas komen. Selama gak nyepam ya ok-ok aja.
@ Membuka Gelap,
Thx pencerahannya bos. Sepertinya sy menemukan tempat baru lagi utk beajar nih. hi..hi..
@ Kang Boed,
Selamat dtg Kang..
Mohon maaf sy blm bs berkunjung balik. Msh angot2an nih ngeblognya.
Salam juga bt temen2 semua di KangBoed.com.
@ HPNugroho,
Sebenernya Google dan blogger2 senior jg menyarankan bgt. Content is the King. Konten yg berkualitas jg akan memancing backlink. Mgkn kt2 aja kali ya yg gak sabar pgn dapet PR tinggi.
@ Indra,
Saya jg seneng yg buka2an bos.
wah seru juga,,ane jadi bingung nih. kalau diilangin komentar ya g seru,,,
@ wayans,
setuju bos..
Untungnya hal di atas hanya sekian dari banyak faktor penentu perhitungan PR ya kang namun sy pribadi yg penting ngeblog:D
Abi’s last blog.. Apakah Saatnya Mempelajari SEO Untuk Facebook?
@ Abi,
he..he.. tujuan basic sy jg gtu bro.
postingan ttg seo lebih banyak krn topik ini menarik bt sy dg beribu misterinya. jd bukan berarti dah jago seo.
he..he.. ndak gtu..
Kaga ngerti, masih newbie…hehe

Andriy’s last blog.. Gratis Quick Replay Post di Kaskus
pusing saya dengan tingkah laku google
sinjay school (blog dofollow)’s last blog.. Graduate Degree Options